Media Boikot Parlemen

Rabu, 25 Juni 2008 | 03:00 WIB

Kuala Lumpur, Selasa – Media Malaysia, Selasa (24/6), memboikot pemberitaan sidang parlemen sebagai protes dibatasinya akses bertemu para politisi. Wartawan hanya diperbolehkan berada di lobi gedung parlemen.

Lebih dari 100 wartawan, juru kamera, dan fotografer mengatakan menolak menghadiri jumpa wartawan atau peristiwa yang terjadi di luar lobi parlemen sampai larangan ini dicabut.

Pihak oposisi Malaysia mendukung aksi boikot ini. Veteran politik, Partai Aksi Demokratik (DAP), Lim Kit Siang, menyerukan agar larangan ini segera dicabut. “Wartawan telah diperlakukan sebagai binatang liar dan berbahaya sehingga mereka harus ‘dikandangkan’,” ujar Lim di parlemen.

Wartawan biasanya bebas bertemu dan mencegat para politisi di mana saja di parlemen. Jumpa wartawan biasanya tidak banyak bermanfaat dan jarang diadakan.

Jumlah wartawan yang meliput di parlemen meningkat pesat sejak hasil pemilu bulan Maret saat partai oposisi di luar dugaan meraih kemenangan cukup telak dengan meraih 82 kursi dari 222 kursi parlemen.

“Kami dihina dan terpukul dengan kebijakan yang belum pernah ada sebelumnya di parlemen Malaysia,” ujar Beh Lih Yi dari berita situs web Malaysiakini. “Semua media memboikot, kami memboikot apa pun yang berlangsung di luar lobi parlemen, termasuk jumpa wartawan yang diadakan anggota parlemen,” ujarnya.

E Vasudevan, wartawan senior dari New Straits Times yang dekat dengan pemerintah, mengatakan, aturan tersebut mencegah wartawan dari tugas mereka mencari berita. “Ini belum pernah terjadi sebelumnya dan kami semua dibuat kaget. Masalah terbesar kami adalah tak bisa bertemu anggota parlemen atau menteri kabinet untuk mewawancarai mereka,” ujar Vasudevan.

Lolos ujian pertama

Dalam sidang pertama parlemen kemarin, pemerintahan PM Abdullah Ahmad Badawi lolos dari ujian pertama berkaitan dengan kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM). Barisan Nasional yang berkuasa memenangi 129 suara mendukung kebijakan PM Badawi yang menaikkan harga BBM di atas 40 persen.

Kemenangan ini membuat PM Badawi terhindar dari suara tidak percaya di parlemen. Kondisi ini juga membuat Badawi dan BN terhindari dari pukulan setelah sebelumnya kalah telak dalam pemilu awal Maret lalu.

Meski hanya 78 suara menolak kebijakan PM Badawi, pihak oposisi menegaskan, perdebatan penolakan harga BBM ini akan menarik perhatian publik bergerak menentang kebijakan BN. (Reuters/AFP/ppg)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s