Senandung Bang Ben Lawan Korupsi

Oh Siti Hawa gara-gara kau kita hidup begini Dari surga dipindahin ke bumi Coba kalau kita tidak curi buah khuldi

 

Padahal kita sudah enak-enakan disurga, Coba, apa-apa ada.                                     Kita bebas telanjang ga’ apa-apa

 

Coba kalau sekarang. Dipotret sama wartawan

 

Dari itu nyok’ deh kita berenti korupsi..stop..stop..stop…                                         Yang akhirnya suseh sendiri, deg-degan tidur

 

Biar pastur, biar haji tak perduli. Kalau korupsi ditangkep polisi…

 

  

Begitu syair lengkap dari lagu”Salah Comot” yang dibuat oleh almarhum Benyamin Sueb pada 1995. Gaya kocak dan sekenanya memang asli milik seniman kenamaan asal Betawi, atau tanah Jakarta ini. Tentu akan lebih asyik jika mendengar lagu ini, karena akan terdengar kelucuan dan gaya menyanyi almarhum pada lagu berirama Jazz Rock itu.

 

Kocak. Tentu saja. Karena kita semua tahu, almarhum jago dalam hal mengocok perut dengan segala tingkah laku dan tutur bernada banyol. Lagu itu oleh keluarga almarhum akhirnya disepakati untuk diserahkan pada KPK.”Sebelumnya kami bingung mau diserahin kemana?” ujar Beib Benyamin Sueb, anak tertua dari almarhum Bang Ben ketika menyerahkan rekaman asli (masterred) lagu itu pada Ketua KPK Taufiequrrahman Ruki, akhir pekan lalu (16/11).

 

Dia menambahkan ini lagu kedua yang diciptakan almarhum tentang korupsi. Lagu lain yang sudah disebarluaskan berjudul “Pungli”. Beib menjelaskan ayahnya terinspirasi membuat lagu itu saat bekerja sebagai kondektur bus angkutan umum. Satu saat, supir bus tersebut mendesak almarhum untuk mencatut uang setoran. “Babe langsung menolak, lalu berhenti jadi kondektur,” katanya sambil menambahkan saat itu almarhum baru memiliki Beib dari hasil perkawinannya dan hidup pas-pasan.

 

Bagi Ruki, almarhum Bang Ben adalah sosok egaliter. “Almarhum, sebagai rakyat, benar-benar merasakan dampak korupsi,” kata Ruki. Tentu saja penyerahan lagu ini menjadi lebih bermakna sebagaimana Ruki mengatakan KPK akan menjadikan lagu ini dalam program kampanye antikorupsi.

 

Ketua KPK menambahkan penyerahan lagu ini dari keluarga Benyamin Sueb menjadi bukti bahwa masyarakat mendukung upaya KPK memberantas korupsi di bumi pertiwi.Kepedulian seniman dalam pemberantasan korupsi bukan kah ini saja. Pasalnya, Ikang Fawzi pun sudah memberikan sumbangan yang sama pada KPK.

 

Jika seniman seperti pemeran Babe dalam sinetron berseri Si Doel, Anak Sekolahan dan telah tiada di dunia pun menaruh perhatian pada upaya pemberantasan korupsi, lalu bagaimana dengan kita?

Sumber: Sinar Harapan, 20 November 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s