Di beranda ini angin tak kedengaran lagi

Di beranda ini angin tak kedengaran lagi.
Langit terlepas. Ruang menunggu malam hari.
Kau berkata: pergilah sebelum malam tiba.
Kudengar angin mendesak ke arah kita.

Di piano bernyanyi tuts dari Rubayyat.
Di luar detik dan kereta telah berangkat
Sebelum bait pertama. Sebelum selesai kata.
Sebelum hari tahu ke mana lagi akan tiba.
Aku pun tahu: sepi kita semula
bersiap kecewa, bersedih tanpa kata-kata.
Pohon-pohon pun berbagi dingin di luar jendela
mengekalkan yang mungkin esok tak ada.

 

 

 

 

 

 

GM – 1966

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s