Dini hari yang menegangkan. Ketika Nihat Kahveci membalikkan keadaan. Turki yang tertinggal dua gol, lalu memimpin tiga-dua atas Republik Ceko. Dan lima menit lagi pun akan segera berlalu. Meski harus dilalui dengan kartu merah bagi sang penjaga gawang Demirel. Tak mengapa. Sebab, satu lagi keajaiban dalam sepakbola kembali terjadi.
Mengulas tentang ini lebih jauh, Romo Sindhunata telah menulis untuk kita dengan cantik. Secantik keajaiban yang datang, meski butuh waktu… ”Tak ada yang tidak mungkin. Keajaiban membutuhkan waktu.”