NGALOR-NGIDUL bareng bang fir

Di beranda ini angin tak kedengaran lagi

April 9, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Di beranda ini angin tak kedengaran lagi.
Langit terlepas. Ruang menunggu malam hari.
Kau berkata: pergilah sebelum malam tiba.
Kudengar angin mendesak ke arah kita.

Di piano bernyanyi tuts dari Rubayyat.
Di luar detik dan kereta telah berangkat
Sebelum bait pertama. Sebelum selesai kata.
Sebelum hari tahu ke mana lagi akan tiba.
Aku pun tahu: sepi kita semula
bersiap kecewa, bersedih tanpa kata-kata.
Pohon-pohon pun berbagi dingin di luar jendela
mengekalkan yang mungkin esok tak ada.

 

 

 

 

 

 

GM – 1966

Kategori: Puisi GM · Sastra

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar